Makanan Sisa

Tadi malam 15/04/2013, saya melihat seseorang memarahi anak cantiknya saat anaknya tak menghabiskan nasi makan malamnya.

image

Fenomena seperti ini nampak biasa saya lihat. Tapi, akhirnya saya mencoba menganalisa lebih dalam terkait fenomena ini.

Manusia adalah “makhluk” paling sempurna di bumi. Tentunya, semua dzat yg ada di bumi akan lebih bermakna bila ia dapat menjadi bagian dari manusia, terlebih saat ia berdzikir mengingat penciptanya bersama manusia tersebut.

Saat dzat makanan dimakan manusia, mereka pasti senang. Saat dzat tersebut disisakan, ia akan menangis, karena perjuangannya hingga hampir dimakan oleh manusia akhirnya kandas, dan ia harus menunggu lagi untuk mengalami momen2 akan dimakan manusia lagi. Bisa tahunan, hingga abad. Wallahua’lam.

Apalagi saat dzat makanan menjadi sperma manusia. Perjuangan, perjalanan, dan waktu yang telah dilalui sperma tersebut akan jadi sia2 kalau ia tidak jadi benih manusia dalam rahim. Oleh karenanya lah, merupakan dosa, apabila mengeluarkan sperma sembarangan, tidak pada rahim istrinya.

Sekarang saya tau, mengapa orang tua dahulu memarahi anaknya, bila ia tidak menghabiskan makanannya ^^

wallahua’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s