Hakikat Jilbab

tumblr_lrouaoABCJ1qk1ps5o1_500_large

Jilbab adalah ; busana muslimah terusan panjang menutupi seluruh badan kecuali tangan, kaki dan wajah. (wikipedia)Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya…. dst (QS 24:31)

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS 33:59)

Dari dua ayat yang memerintahkan wanita muslimah berjilbab, terdapat perbedaan kata yang digunakan. yang ditutupkan ke dada adalah kain kerudung, sementara yang ditutupkan ke seluruh tubuh adalah jilbab.

Pada mulanya, kebanyakan wanita berjilbab adalah karena pengaruh lingkungan (keluarga, sekolah) yang didominasi oleh suasana islami. Seiring berjalannya waktu, ada pula wanita yang mulai berpikir untuk mulai menggunakan jilbab. Ia membaca firman Tuhannya yang tertulis dalam Qur’an, dan mulai untuk berjilbab. Mereka menggunakan jilbab karena memang Tuhannya “menyuruh” demikian. Tanpa melihat untung-ruginya berjilbab, sang wanita “hanya” mencoba melaksanakan perintah Tuhannya untuk berjilbab. Ini adalah bentuk pelaksanaan perintah Tuhan oleh seorang wanita muslimah (Berjilbab, red).

Akan tetapi, jilbab berupa busana yang dikenakan wanita muslimah memiliki eksistensi atau makna hakikat tersendiri.

Dengan berjilbab, wanita muslimah membatasi orang² yang dapat melihat aurat-nya. Wanita muslimah membatasi segala hal yang dapat ia tampakkan melainkan terbatas hanya pada muhrim mereka (mahram, red) saja. Wanita muslimah membatasi segala tingkah laku dari seluruh bagian tubuh mereka hanya untuk orang² tertentu di sekitar mereka. Wanita muslimah hanya mengadu, manja, berkeluh kesah, berbagi cerita, berbagi bahagia hanya dengan orang² tertentu di sekitar mereka. Hal ini-lah yang menjadikan sosok wanita muslimah (yang telah menjulurkan “jilbab” ke seluruh tubuh mereka) menjadi suatu yang sangat spesial.

dengan kata lain, hakekat jilbab adalah “penghalang” yang membatasi segala sesuatu dari seorang wanita yang dipasang pada seluruh tubuhnya (QS 33:59) untuk menjaga kehormatannya. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, termasuk mulut, lidah, dada, bahkan angan² mereka. Sedangkan kerudung adalah kain penutup yang digunakan wanita muslimah untuk menutupi rambut hingga ke dada-nya.

Saat ini, kerudung kebanyakan hanya menjadi trend, syarat, dan mode. Jarang wanita yang faham akan makna hakekat kerudung dan jilbab. Cukup hanya dengan pakai kain penutup rambut dan busana panjang, sudah mengaku muslimah, tanpa men-jilbab-i tingkah laku, pandangan, perkataan, dll. Inilah makna mengulurkan jilbab pada seluruh tubuh, seperti yang dikatakan Tuhan dalam QS 33 (al-ahzab) ayat 59.

Banyak wanita berbusana muslim yang tetap mengumpat, mencela, ghibah, dan sebagainya. Mereka hanya men-jilbab-i rambut yang ada di kepala mereka, tanpa menjilbabi seluruh tubuh, terutama mulut mereka.

Semoga semua wanita muslimah mulai sadar, mengenakan kerudung dalam berbusana, hingga menutupi dada-nya. Dan juga men-jilbab-i seluruh tubuhnya, agar mereka tidak diganggu dan mudah dikenal karena kehormatannya yang dijaga.

wallahu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s