Dosa Turunan

Sore itu, hujan rintik2 membasahi jalan pulang kami. Perbincangan kecil / ghibah ringan pun terjadi. Tentang seorang yg kami kenal. Alkisah, dia adalah seorang yg sangat taat pada Tuhannya, smua perintahNya ia lakukan semampunya, smua laranganNya pun ia hindari. Akan tetapi kehidupannya bisa dikatakan “tidak mulus”, banyak aral rintangan, usaha selalu gagal, dan sebagainya.

memberi-sedekah

Continue reading

Manusia Sebelum Kita

Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain. (QS. Al An’aam, 6: 6)
 
Dan berapa banyaknya umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini, maka mereka (yang telah dibinasakan itu) telah pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah (mereka) mendapat tempat lari (dari kebinasaan)? Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya. (QS. Qaaf, : 36-37)

urlffff

Continue reading

Buah Khuldi

Seandainya Nabi Adam ga makan buah khuldi, maka keturunannya akan tetap ada di surga hingga saat ini. Semua salah Adam. Semua ini gara2 dia makan buah khuldi! Ah, andai saja Nabi Adam ga makan buah khuldi.. Tak perlu keturunannya hidup di dunia fana ini,, tak perlu berjuang susah payah tuk menghuni surgaNya.

Statement di atas sempat meghantui pikiran saya beberapa waktu yg lalu. Hingga saya mencari tahu, ada ‘pesan’ apa yg disampaikan pada manusia, dengan penulisan kisah Adam memakan buah khuldi itu.

67259-Royalty-Free-RF-Clipart-Illustration-Of-Adam-And-Eve-Eating-An-Apple-In-The-Garden-Of-Eden

Continue reading

Budak Masa Kini

Islam adalah agama yang turut serta menghapus sistem perbudakan kuno. Ada beberapa aturan hukum islam yang mewajibkan pembebasan budak sebagai kafarat yang harus dilakukan. Dalam buku petunjuk dari Sang Pencipta yang saya imani hingga saat ini, tertulis beberapa ayat mengenai budak, perbudakan, atau hamba sahaya.

Pada zaman dahulu, budak adalah pelayan berupa manusia, yang direndahkan harkat, harga diri, dan martabatnya dengan menjadi budak. Dijual, diperintah, diperdagangkan, bagai hewan berbentuk manusia.

slave-mentality-1

Ada beberapa ayat dalam kitab suci saya yang secara terang2an menyuruh para manusia yang mengimaninya untuk memerdekakan budak yang dimilikinya. Bahkan beberapa aturan hukum dalam kitab tersebut (quran,red) mengharuskan pemerdekaan budak sebagai salah satu modus hukuman bagi yang mampu melakukannya.

Continue reading